Berita TerkiniIKN NusantaraKALTIM

Perkuat Benteng IKN, Pangkopassus dan Gubernur Kaltim Tinjau Bakal Markas Grup 4 Kopassus di Kukar

ADARA TIMUR – Langkah strategis penguatan sistem pertahanan nasional di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut. Panglima Kopassus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meninjau langsung lahan yang diproyeksikan menjadi Markas Grup 4 Kopassus di Desa Jembayan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa.
Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan kesiapan total seluruh aspek infrastruktur militer. Kehadiran satuan pasukan elite TNI AD di kawasan ini diproyeksikan menjadi pilar utama sekaligus benteng pertahanan terdepan dalam mengawal pusat pemerintahan baru Indonesia.
Penyangga Strategis Pertahanan Nasional dan Ketahanan Regional
Letjen TNI Djon Afriandi mengungkapkan bahwa pembangunan Markas Grup 4 Kopassus di Kalimantan Timur merupakan kebutuhan vital dalam arsitektur pertahanan siber dan fisik nasional. Berdirinya markas komando ini bukan sekadar pemindahan pasukan, melainkan bagian dari perancangan ulang peta kekuatan militer nasional yang adaptif terhadap potensi ancaman masa depan.
Namun, selain fungsi taktis pertahanan, Pangkopassus menekankan bahwa kehadiran markas militer modern ini harus membawa dampak kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat di sekitar pangkalan.
“Kami hadir di sini tidak hanya untuk meningkatkan keamanan regional, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara langsung. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga mereka tentu akan menstimulasi aktivitas pasar setempat. Bersamaan dengan itu, kami juga membangun infrastruktur baru seperti akses jalan, jaringan listrik, dan pasokan air bersih yang akan terintegrasi langsung dengan permukiman warga sekitar,” jelas Letjen TNI Djon Afriandi.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Percepatan Aksesibilitas
Proses peninjauan diawali dari udara menggunakan helikopter guna memetakan topografi wilayah secara komprehensif. Setelah mendarat, Danjen Kopassus bersama Gubernur Kaltim, Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, beserta rombongan langsung menggelar rapat koordinasi taktis di markas sementara.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyambut hangat realisasi pembangunan pangkalan militer ini. Menurutnya, penempatan Grup 4 Kopassus di Kutai Kartanegara merupakan bentuk kepercayaan dan kehormatan besar dari negara bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Sebagai wujud komitmen penuh pemerintah daerah, Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Kaltim akan memberikan dukungan penuh, salah satunya melalui percepatan pembangunan akses jalan baru. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas tinggi dan mobilitas operasional pasukan tidak mengalami kendala.
Memanfaatkan Lahan Reklamasi Seluas 230 Hektare
Secara teknis, Markas Grup 4 Kopassus ini berdiri di atas lahan hibah yang memanfaatkan area eks reklamasi PT Multi Harapan Utama (MHU) seluas 110,81 hektare di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Ke depan, kawasan pangkalan terpadu beserta seluruh fasilitas pendukung latihan dan perumahan prajurit ini direncanakan bakal terus dikembangkan hingga mencapai luas total 230 hektare.
Sebagai simbol keteguhan visi, kolaborasi, dan harapan baru bagi ekosistem lingkungan setempat, rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan penanaman pohon Tabebuya di area bakal markas. Pangkopassus beserta jajaran juga melanjutkan agenda kerja dengan melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda. (*)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button