ADVERTORIAL
Fokus Rapor Pendidikan, Disdikpora PPU Gembleng Guru 5 SD Lewat Bimtek Literasi dan Numerasi

ADARA TIMUR – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mendongkrak kualitas pendidikan di daerah. Langkah nyata ini dibuktikan dengan digelarnya Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Numerasi “Guru Belajar 2” yang ditujukan bagi para tenaga pendidik tingkat sekolah dasar.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikpora Kabupaten PPU. Pelatihan intensif ini difokuskan pada perbaikan mutu pendidikan berbasis data akurat, dengan menjadikan Rapor Pendidikan masing-masing sekolah sebagai dasar utama pelaksanaan program.
Melalui pendekatan ini, diharapkan setiap kebijakan peningkatan mutu yang diambil pihak sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Selama pelaksanaan Bimtek, para peserta mendapatkan pendalaman materi yang menyeluruh guna membekali mereka menghadapi tantangan kurikulum modern. Tiga pilar materi utama yang menjadi fokus dalam pelatihan ini meliputi:
- Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Strategi penguatan tata kelola sekolah agar mampu menjaga kualitas pendidikan secara mandiri dan berkelanjutan.
- Penguatan Literasi dan Numerasi: Metode pengajaran kreatif untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis, membaca, serta berhitung pada siswa usia dasar.
- Pemanfaatan Pembelajaran Digital: Optimalisasi adopsi teknologi dan platform digital di dalam ruang kelas demi menciptakan proses belajar yang lebih interaktif dan menarik.
Pelaksanaan Bimtek Literasi dan Numerasi ini melibatkan para pendidik pilihan yang berasal dari lima satuan pendidikan di wilayah PPU. Sekolah-sekolah yang ikut serta dalam angkatan ini adalah:
- SDN 002 Penajam
- SDN 008 Babulu
- SDN 014 Penajam
- SDN 039 Penajam
- SD Alam Borneo Penajam
Dengan terlaksananya Bimtek “Guru Belajar 2” ini, Disdikpora PPU berharap hasil capaian Rapor Pendidikan di lima sekolah tersebut dapat mengalami peningkatan signifikan.
Para guru yang telah dilatih juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menularkan ilmu digitalisasi dan penguatan literasi kepada rekan sejawatnya di sekolah masing-masing. (Adv)



