Gerbang Nusantara
Kapasitas TPA Sisa 2 Tahun, Pemkab PPU Desak Pusat Segera Bangun TPST Buluminung Rp117 Miliar
ADARA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) bergerak cepat mengantisipasi krisis lahan pembuangan sampah di daerahnya. Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buluminung saat ini dilaporkan kian kritis dan diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar dua tahun lagi.
Menyikapi kondisi darurat tersebut, Pemkab PPU kini tengah mendorong percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Buluminung agar bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat pada tahun anggaran 2027.
“Kita terus kawal usulan pembangunan TPST ke pemerintah pusat agar bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2027,” tegas Bupati PPU, Mudyat Noor, Senin (7/9/2026).
Berikut adalah sejumlah langkah kesiapan dan fakta terkait proyek strategis penanggulangan sampah di PPU:
Guna memuluskan proyek ini, Pemkab PPU tidak ingin sekadar melempar wacana ke pusat. Berbagai persyaratan administratif dan fisik telah rampung disiapkan di tingkat daerah:
- Kesiapan Lahan: Pemkab PPU telah mengunci lahan seluas 14 hektare yang posisinya berada di sekitar TPA Buluminung, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.
- Matangnya Perencanaan: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU telah menyelesaikan dokumen Detail Engineering Design (DED) sejak akhir tahun 2025 lalu.
- Anggaran yang Diusulkan: Dokumen perencanaan tersebut sudah diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai usulan anggaran mencapai Rp117 miliar.
Demi menggolkan proyek ratusan miliar ini, Bupati Mudyat Noor juga melakukan langkah jemput bola dengan melobi langsung Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Pemkab PPU meminta dukungan penuh agar proyek infrastruktur lingkungan ini mendapatkan skala prioritas utama dalam plot anggaran nasional tahun depan.
“Kami berharap pembangunan fisiknya bisa direalisasikan tahun depan. Dokumen perencanaan dan lahannya sudah siap,” tambah Mudyat.
Kehadiran TPST modern ini nantinya diproyeksikan menjadi tulang punggung baru dalam sistem tata kelola sampah di Penajam Paser Utara. Pengolahan sampah terpadu dinilai menjadi solusi jangka panjang yang mutlak diperlukan, terlebih posisi PPU kini menjadi daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) yang laju pertumbuhan penduduknya terus meningkat. (tian)



