Pembinaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral 2026, BPS Gelar Kickoff Meeting

ADARA TIMUR – Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Kickoff Meeting Pembinaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026 secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan penyelenggaraan statistik sektoral guna mendukung penyediaan data statistik yang berkualitas untuk pembangunan nasional, Rabu (18/2/2026).
Kickoff meeting dibuka dengan keynote speech oleh Direktur Diseminasi, Pemberdayaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik BPS, Dwi Retno mewakili Sekrtaris Utama BPS yang menegaskan pentingnya data statistik berkualitas sebagai fondasi utama kebijakan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy). Menurutnya, statistik berperan strategis mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengendalian pembangunan nasional.
Dalam paparannya, Retno menjelaskan bahwa tantangan pembangunan sistem statistik nasional semakin kompleks seiring berkembangnya ekosistem data yang melibatkan berbagai produsen dan pengguna data, baik di dalam maupun di luar Sistem Statistik Nasional (SSN). Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara BPS, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pembinaan dan evaluasi statistik sektoral.
“Pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tidak dapat berjalan sendiri. Keberhasilannya ditentukan oleh kolaborasi dan komitmen bersama antara BPS dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Kickoff meeting ini juga memaparkan kebijakan dan kerangka kerja pembinaan serta evaluasi statistik sektoral tahun 2026, termasuk sosialisasi Peraturan Kepala BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral.
“Melalui EPSS, kualitas data yang dihasilkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah diharapkan semakin memenuhi standar, dapat dibagipakaikan, serta mendukung penghitungan indikator utama pembangunan nasional,” jelasnya.
Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan dan perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia ini menjadi momentum awal dimulainya rangkaian pembinaan dan evaluasi statistik sektoral tahun 2026. BPS berharap, melalui penguatan koordinasi dan komitmen bersama, penyediaan data statistik nasional semakin berkualitas dan berdaya guna bagi pembangunan Indonesia. (cht/pt)



