Berita TerkiniGerbang Nusantara

Perkuat Pengelolaan Air Bersih, Pemkab PPU Gandeng Akatirta Magelang Cetak Tenaga Ahli Berkelanjutan

ADARA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memantapkan langkah strategis dalam memperluas jangkauan dan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Benuo Taka. Pemkab PPU secara resmi menjalin kemitraan dengan Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) Magelang demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan profesional di bidang teknologi air serta pengelolaan lingkungan.

Kolaborasi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Bupati Mudyat Noor, bersama Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Akatirta, Arfan Hakiki Sulamoro, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026).

Agenda penting yang difasilitasi melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Taka (Perumda AMDT) ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah PPU Tohar selaku Pejabat Pembina Perumda AMDT, Direktur Perumda AMDT Abdul Rasyid, dewan pengawas, serta segenap civitas akademika Akatirta.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah membutuhkan lompatan kualitatif pada aspek penguasaan teknologi dan tata kelola lingkungan yang modern.

“Melalui kerja sama ini, Kabupaten PPU secara khusus bisa memiliki SDM yang terampil dan profesional yang mampu menjawab berbagai persoalan dan tantangan terkait penyediaan air dan kondisi lingkungan di PPU,” ujarnya

Mudyat menegaskan, kapasitas teknis para petugas Perumda AMDT harus terus ditunjang ilmu pengetahuan terbaru agar optimalisasi tata kelola air minum daerah dapat tercapai secara konsisten dan terukur.

“Lewat Akademi Teknik Tirta Wiyata ini, kiranya Kabupaten PPU bisa memiliki SDM yang mampu memberikan kontribusi nyata melalui ilmu dan pengalamannya di bidang pengembangan teknologi air dan lingkungan, khususnya dalam mendukung Perumda AMDT,” imbuhnya.

Di sisi lain, Mudyat juga mendorong perluasan kerja sama ini ke ranah riset terapan. Pihaknya mengundang para mahasiswa tingkat akhir Akatirta untuk menjadikan Penajam Paser Utara sebagai basis penelitian operasional, baik dalam memetakan kendala teknis maupun merumuskan solusi inovatif bagi penyediaan air minum daerah.

“Dengan adanya penelitian dan kajian langsung di wilayah PPU, berbagai kebutuhan dan tantangan dalam pengembangan pelayanan air minum di daerah dapat dikaji lebih mendalam sehingga menghasilkan solusi yang tepat,” tutur Mudyat.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Akatirta, Arfan Hakiki Sulamoro, menyampaikan komitmen penuh lembaganya untuk mentransfer pengetahuan ilmiah serta memfasilitasi riset lingkungan di PPU.

“Atas nama civitas akademika Akademi Teknik Tirta Wiyata, kami sangat menyambut baik dan siap mendukung upaya Pemkab PPU melalui pengembangan SDM serta rencana kajian penelitian dalam pengembangan penyediaan air bersih dan lingkungan di Kabupaten PPU,” jelas Arfan. (Adv)

 

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button