Berita TerkiniKALTIM

Tembus Pasar Afrika, Produk Hilirisasi Perikanan Unggulan UMKM Kutai Kartanegara Resmi Ekspor ke Kamerun

ADARA TIMUR – Komoditas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kalimantan Timur kembali membuktikan taringnya di kancah internasional. Produk hilirisasi perikanan unggulan dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi melebarkan sayapnya ke benua Afrika setelah berhasil mengamankan kontrak kerja sama ekspor ke negara Kamerun. Kesepakatan dagang bernilai strategis ini dikukuhkan dalam rangkaian pameran dagang terbesar di tanah air, 41st Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Penembusan pasar baru di Afrika Barat ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara perusahaan lokal penampung produk UMKM Kaltim, PT Ganiya Bogatama, dengan korporasi asal Kamerun, Aqua Conv S.A. Penandatanganan kontrak dagang tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pemerintah daerah dan perwakilan diplomatik.

Keberhasilan produk bumi etam menembus pasar nontradisional ini tidak lepas dari fasilitasi intensif jembatan diplomasi ekonomi. Kesepakatan ekspor tersebut berhasil dicapai dalam agenda The 2nd Indonesia-Cameroon Business Forum, sebuah forum bisnis khusus yang diinisiasi dan digagas oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yaoundé untuk Kamerun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian gemilang para pelaku usaha lokal tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti konkret bahwa produk olahan perikanan Kukar telah memenuhi standar mutu internasional yang ketat.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian luar biasa ini. Dalam gelaran Trade Expo Indonesia 2026 ini, kita bisa melihat langsung bahwa sudah banyak UMKM Kaltim yang naik kelas. Mereka tidak hanya mampu memamerkan produk, tetapi sudah bisa bernegosiasi dan bertransaksi langsung dengan pihak luar negeri atau buyer internasional,” jelas Sri Wahyuni dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10/2026).

Sri Wahyuni menambahkan, antusiasme para investor dan pembeli asing terhadap produk-produk asal Kalimantan Timur dalam TEI kali ini sangat tinggi. Sepanjang bergulirnya pameran, stan pameran Provinsi Kaltim terus diserbu oleh para pencari komoditas dari berbagai negara. Keunggulan produk olahan perikanan yang memiliki nilai tambah tinggi (value-added) menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari sekadar bahan baku mentah.

“Di stan Kaltim sendiri, aktivitas bisnis berjalan sangat dinamis. Sudah banyak pelaku usaha kita yang aktif membangun komunikasi, menjajaki peluang kerja sama, hingga melakukan proses matching business dengan calon pembeli potensial dari berbagai belahan dunia,” urai Sekda Kaltim.

Keberhasilan ekspor ke Kamerun ini menjadi validasi atas suksesnya program hilirisasi sektor perikanan yang gencar didorong oleh pemerintah daerah di Kutai Kartanegara dan Provinsi Kaltim. Dengan mengolah hasil perikanan menjadi produk jadi yang variatif dan tahan lama, UMKM tidak hanya mendapatkan nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi, tetapi juga mampu mengatasi kendala logistik pengiriman jarak jauh antardua benua.

Melalui momentum kesepakatan dengan Aqua Conv S.A. ini, Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan bagi UMKM lokal. Langkah ini mencakup standarisasi produk, sertifikasi internasional, hingga pemenuhan kuantitas produksi yang stabil. Pemerintah berharap kesuksesan PT Ganiya Bogatama membuka jalur Afrika ini dapat memicu efek domino bagi produk UMKM sektor lainnya di Kaltim untuk ikut serta merambah pasar global. (*)

 

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button