Berita TerkiniGerbang Nusantara

Sinergi Perdagangan dan Pertanian, Pemkab PPU dan Bulukumba Jalin Kerja Sama Strategis di Festival Pinisi 2026

ADARA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus bergerak agresif dalam memperluas jejaring ekonomi dan menjaga stabilitas pasokan pangan antarprovinsi. Langkah nyata ini dibuktikan melalui penandatanganan dua perjanjian kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang berfokus pada fasilitasi perdagangan antardaerah serta pengembangan dan pemasaran hasil pertanian.

Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut digelar di tengah atmosfer budaya yang meriah, tepatnya dalam rangkaian pembukaan Festival Pinisi Tahun 2026 yang berlokasi di Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, pada Kamis (15/10/2026).

Agenda akbar ini dihadiri langsung oleh Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut., Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf, perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para bupati se-Sulawesi Selatan, serta jajaran kepala perangkat daerah dan unsur masyarakat dari kedua wilayah.

Kolaborasi yang melibatkan dua instansi teknis dari masing-masing kabupaten ini dirancang sebagai langkah taktis untuk memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas akses pasar bagi produk lokal, serta mengoptimalkan potensi unggulan daerah.

Perjanjian kerja sama pertama disepakati antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten PPU dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bulukumba. Kesepakatan ini berfokus pada fasilitasi perdagangan antardaerah serta kelancaran distribusi pasokan komoditas pokok guna mengantisipasi inflasi. Sementara itu, perjanjian kedua menyasar sektor pertanian, yang diformulasikan untuk mendorong standarisasi, pengembangan, hingga perluasan serapan pasar hasil bumi dari kedua belah pihak.

Bupati PPU, H. Mudyat Noor, S.Hut., menjelaskan. kerja sama lintas pulau ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi Kabupaten PPU, terlebih dengan posisi geografis PPU yang kini menjadi serambi utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Lonjakan populasi dan aktivitas pembangunan di PPU menuntut kesiapan pangan yang matang dan berkelanjutan.

“Kabupaten Bulukumba memiliki potensi pertanian dan sektor perdagangan komoditas yang sangat luar biasa. Bagi Penajam Paser Utara, sinergi ini adalah langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan dan produk esensial lainnya bagi masyarakat kami tetap aman, stabil, dan berkualitas,” ujar Mudyat Noor di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Mudyat menekankan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kesepakatan ini hanya berakhir sebagai seremonial di atas kertas. Ia menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk segera memetakan jadwal pengiriman komoditas dan memfasilitasi para pelaku usaha lokal agar bisa saling berinteraksi.

“Kami ingin dampak dari kerja sama ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, baik oleh para petani dan pedagang di Bulukumba yang pasarnya meluas hingga ke Kalimantan, maupun bagi warga PPU yang mendapatkan kepastian harga serta pasokan barang. Hubungan ekonomi yang saling menguntungkan inilah yang akan memperkuat daya saing daerah kita di tingkat nasional,” tambah Mudyat.

Sambutan hangat juga diberikan oleh Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf. Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh kebutuhan komoditas PPU dan menjadikan momentum Festival Pinisi ini sebagai jembatan emas untuk mempererat hubungan emosional serta ekonomi antara masyarakat Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.

Pasca-penandatanganan ini, tim teknis dari kedua pemerintah daerah dijadwalkan segera menggelar pertemuan lanjutan untuk menyusun rencana aksi (action plan) terkait tata niaga dan jalur logistik pengiriman komoditas antar-pelabuhan guna memastikan implementasi berjalan efektif dan efisien. (Adv)

 

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button