Berita TerkiniGerbang Nusantara

Penyaluran Kartu Penajam Cerdas 2026 Dimulai, Bupati Mudyat: Semua Anak Punya Hak Pendidikan yang Sama

Penyaluran Kartu Penajam Cerdas 2026 Dimulai, Bupati Mudyat: Semua Anak Punya Hak Pendidikan yang Sama

ADARA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mulai menyalurkan kartu penajam cerdas (KPC) tahun 2026 kepada para siswa di Penajam Paser Utara. Penyaluran bantuan di sektor pendidikan tersebut mulai digelar pekan ini di kantor cabang Bankaltimtara.

Dalam penyaluran bantuan tersebut diawasi dan dipantau oleh dinas pendidikan dan dinas sosial. Pengawasan ketat ini dilakukan untuk menjamin penyaluran bantuan operasional sekolah berjalan transparan, rapi, serta terbebas dari segala bentuk diskriminasi. Program KPC dirancang sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menopang kebutuhan sarana belajar siswa sekaligus menekan risiko anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Sejak diluncurkan secara resmi pada 17 Agustus 2025, program KPC kini memasuki tahun kedua dengan skala penerima yang kian meluas.

Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan, Pemkab PPU berkomitmen penuh untuk menjamin keberlanjutan pendidikan seluruh anak di PPU tanpa terkecuali.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak di Penajam Paser Utara yang terhenti sekolahnya hanya karena persoalan biaya operasional pendidikan. Melalui penyaluran Kartu Penajam Cerdas ini, pemerintah daerah hadir secara langsung untuk meringankan beban para orang tua dalam melengkapi kebutuhan sarana belajar anak-anak kita,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Mudyat menambahkan, para orang tua penerima manfaat agar memanfaatkan dana yang disalurkan dengan bijak sesuai peruntukannya.

“Saya berpesan kepada seluruh orang tua penerima, jangan pernah menilai bantuan ini sekadar dari angka atau nilainya, tetapi pandanglah pemanfaatannya. Anggaran Rp600 ribu ini adalah wujud perhatian dan kepedulian nyata pemerintah yang harus dipergunakan secara bijak, tepat sasaran, serta sepenuhnya diarahkan untuk menunjang keperluan sekolah anak,” tambahnya.

Ditambahkan, pada alokasi tahun 2026, Pemkab PPU menargetkan sebanyak 5.600 pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga madrasah di seluruh penjuru PPU. Masing-masing siswa penerima manfaat memperoleh bantuan dana pendidikan senilai Rp600.000.

Pada tahap awal penyaluran di Bankaltimtara Cabang Penajam, terdapat sekitar 300 orang tua/wali murid yang hadir menerima penyerahan dana secara bergantian. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang belum terlayani pada gelombang pertama ini untuk tetap tenang, sebab penyaluran akan dilakukan bertahap hingga seluruh penerima terakomodasi.

Berbeda dari periode awal peluncuran, Pemkab PPU kini telah menerapkan pembenahan administrasi secara menyeluruh. Evaluasi dari tahun pertama dimanfaatkan untuk memperketat tata kelola verifikasi data, sehingga potensi kendala teknis di lapangan dapat diminimalisasi dan distribusi bantuan berjalan merata.

Lanjut Mudyat, program KPC menjunjung tinggi asas kesetaraan hak pendidikan bagi seluruh anak daerah tanpa memandang latar belakang keluarga.

“Penting juga untuk dipahami bersama bahwa penyaluran KPC ini tidak mengenal sekat strata sosial maupun jenis pekerjaan orang tua. Prinsip kita adalah kesetaraan hak pendidikan. Siapa pun orang tuanya, begitu anak-anak kita terdaftar dan memasuki kelas satu SD maupun SMP sesuai ketentuan program yang berlaku, maka insyaallah hak mereka untuk menerima manfaat Kartu Penajam Cerdas akan kita penuhi secara adil,” pungkasnya. (Adv)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button