Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Dishub PPU Usulkan Pembangunan Terminal Tipe C Dekat Permukiman dan Fasilitas Umum

ADARA TIMUR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara tengah mematangkan usulan pembangunan Terminal Tipe C kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kehadiran sarana transportasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan PPU.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas meningkatnya aktivitas masyarakat dan kebutuhan akan integrasi layanan angkutan umum yang lebih tertata rapi. Dalam perencanaannya, lokasi terminal diusulkan berada di titik yang strategis, yakni dekat dengan pemukiman penduduk serta pusat sarana fasilitas umum seperti pasar, pusat pelayanan publik, dan kawasan persekolahan.
Pemilihan lokasi yang berada di jantung aktivitas warga bertujuan agar armada angkutan pedesaan maupun angkutan kota dapat terhubung langsung dengan pusat keramaian, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk berpindah moda transportasi.
Kepala Dinas Perhubungan PPU, Agus Dahlan, menjelaskan pengusulan pembangunan terminal ini merupakan kebutuhan mendesak seiring dengan perkembangan infrastruktur dan percepatan pembangunan di daerah buffer zone Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Keberadaan Terminal Tipe C ini sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Selama ini kita melihat pergerakan angkutan umum di Penajam masih membutuhkan wadah yang terpusat agar pengelolaan alur moda transportasi dapat berjalan teratur dan nyaman bagi penumpang,” ujarnya, Jumat (23/10/2026)
Agus menambahkan, penetapan lokasi di dekat pemukiman warga dan fasilitas umum merupakan prioritas utama dalam perencanaan tata ruang terminal ini.
“Prinsip utama yang kami dorong adalah kemudahan aksesibilitas. Terminal tidak boleh dibangun jauh dari jangkauan masyarakat. Dengan menempatkannya dekat kawasan pemukiman dan fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan atau pasar, warga bisa langsung memanfaatkannya tanpa kendala jarak. Ini akan memangkas waktu tempuh dan menekan biaya perjalanan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, pihak Dishub PPU menekankan pentingnya ketersediaan terminal yang representatif guna mendukung penataan serta evaluasi trayek angkutan umum secara menyeluruh di wilayah Penajam Paser Utara.
“Pembangunan terminal ini bukan sekadar fisik bangunan saja, melainkan bagian dari penataan sistem transportasi publik secara menyeluruh di PPU. Jika terminal ini terwujud, penataan trayek angkutan kota maupun desa akan jauh lebih tertib. Pengemudi memiliki tempat ngetren yang layak, dan masyarakat mendapat kepastian jadwal serta titik keberangkatan yang aman,” tambah Agus.
Melalui pengusulan ini, Dinas Perhubungan PPU berharap pemerintah dapat memprioritaskan alokasi anggaran dan pembebasan lahan yang dibutuhkan, sehingga proses perencanaan hingga tahap konstruksi terminal dapat direalisasikan dalam waktu dekat demi kenyamanan mobilitas masyarakat PPU. (Adv)



