Perhatian terhadap Anak Terus Diperkuat, Dinsos PPU Bantu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Guna Bhakti

ADARA TIMUR – Pemenuhan kebutuhan pangan bagi anak-anak yang berada di lembaga pengasuhan menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Melalui Dinas Sosial (Dinsos), pemerintah daerah menyalurkan bantuan permakanan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Guna Bhakti di Tanjung Tengah, Selasa (27/10/2026).
Bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan sehari-hari anak-anak sekaligus membantu lembaga dalam mempertahankan kualitas pelayanan pengasuhan. Bantuan permakanan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesejahteraan sosial. Halitu disampaikan Kepala Dinas Sosial PPU, Ainie, Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi perhatian bersama agar anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga sosial tetap memperoleh dukungan yang memadai dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Melalui bantuan permakanan ini, kami berharap kebutuhan pangan anak-anak di LKSA Guna Bhakti dapat terbantu. Pemerintah daerah berupaya hadir untuk mendukung lembaga sosial yang menjalankan pelayanan pengasuhan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ujar Ainie.
Ia menuturkan, keberadaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak memiliki peran penting dalam memberikan pengasuhan serta pendampingan kepada anak-anak. Oleh karena itu, dukungan terhadap lembaga tersebut perlu terus diperkuat, termasuk melalui program bantuan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar penerima manfaat.
Ainie menjelaskan, ketersediaan pangan menjadi bagian penting dalam mendukung keseharian anak-anak di lingkungan pengasuhan. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penyediaan kebutuhan operasional lembaga.
“Kita berharap bantuan yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengelola LKSA Guna Bhakti. Penggunaan bantuan sesuai kebutuhan diharapkan mampu mendukung keberlangsungan pelayanan dan memberikan manfaat bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan,” tambahnya
Ainie menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial harus dilakukan secara berkesinambungan. Pelayanan yang diberikan juga perlu memperhatikan kebutuhan penerima manfaat agar program pemerintah dapat memberikan dampak yang nyata.
“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi penerima. Kami berharap dukungan tersebut dapat membantu lembaga dalam menjalankan tugas pengasuhan dan memenuhi kebutuhan anak-anak sehari-hari,” tuturnya.
Ia juga menilai bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan anak tidak dapat hanya bergantung pada satu pihak. Kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga kesejahteraan sosial diperlukan agar pelayanan pengasuhan dapat berjalan secara optimal.
Melalui penyaluran bantuan permakanan ini, Pemkab PPU berupaya memperkuat dukungan terhadap lembaga sosial yang memberikan pelayanan kepada anak-anak. Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial di Kabupaten Penajam Paser Utara. (Adv)



