Gerbang Nusantara

Empat Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di PPU Disiapkan, Bupati Mudyat: Nelayan harus Sejahtera

ADARA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus mendorong pengembangan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program tersebut direncanakan menyasar empat titik lokasi yang dinilai memiliki potensi dalam mendukung aktivitas perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Empat lokasi yang masuk dalam rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut yakni Nenang, Api-api, Tanjung Tengah, dan Jenebora.

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor mengatakan, program KNMP merupakan program pusat yang harus dikawal dan sukses guna membantu masyarakat nelayan agar lebih maju dan sejahtera.

“Program KNMP ini harus kita sukseskan, karena selain ini memang program bapak presiden, pun juga tujuannya adalah membantu masyarakat nelayan dan sekitarnya agar lebih maju dan sejahtera serta menjamin keberlangsungan,” ujarnya, Senin (26/10/2026).

Ditambahkan, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sektor perikanan di Kabupaten PPU. Penataan kawasan yang baik dapat membuka peluang bagi peningkatan produktivitas, memperbaiki kondisi lingkungan kerja nelayan, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur. Pengelolaan fasilitas setelah pembangunan selesai juga menjadi faktor penting agar seluruh sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” tambah Mudyat

Terpisah, Sekretaris Badan Perencanaan. Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, Arif mengatakan, dari empat KNMP yang akan dibangun memiliki alokasi anggaran berbeda yakni kisaran Rp 8 miliar hingga Rp 12 miliar.

Ditambahkan, program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan kawasan perikanan yang lebih tertata, produktif, dan memiliki daya saing. Keberadaan fasilitas pendukung yang memadai menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas nelayan dapat berlangsung lebih efektif, mulai dari kegiatan melaut hingga penanganan hasil tangkapan.

“Bagi Kabupaten PPU yang memiliki wilayah pesisir dan aktivitas perikanan masyarakat, pengembangan kawasan nelayan dinilai memiliki arti penting. Selain mendukung sektor perikanan, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada hasil laut,” katanya

Menurutnys. pemerintah bersama kelompok nelayan perlu adanya pola pengelolaan yang jelas, termasuk pemeliharaan fasilitas, pembagian tanggung jawab, dan pemanfaatan sarana secara berkelanjutan. Pendampingan kepada masyarakat juga diperlukan agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata. (Adv)

 

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button