Siapkan SDM Melek Teknologi, Plt Kadisdikpora PPU Buka Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial

ADARA TIMUR – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di daerah melalui penguatan kapasitas para tenaga kependidikan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis Kelompok Kerja Siklus 4 yang dipusatkan di Aula Lantai 2 Kantor Disdikpora PPU.
Agenda strategis yang merujuk pada surat arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini dihadiri oleh jajaran pengawas sekolah mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP, serta para penilik di lingkungan Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara. Jalannya pelatihan dipandu langsung oleh pengawas terdaftar yang bertindak sebagai fasilitator guna memastikan penyampaian materi berlangsung efektif dan terarah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhtar, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Muhtar menyampaikan tekadnya untuk membawa dunia pendidikan di PPU agar tidak tertinggal oleh pesatnya arus transformasi digital.
“Perkembangan teknologi dan inovasi pembelajaran saat ini bergerak sangat cepat. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus siap beradaptasi dan mengambil peran aktif. Melalui pelatihan koding dan kecerdasan artifisial ini, kita ingin memastikan para pengawas dan penilik memiliki pemahaman yang solid untuk mendampingi para guru di lapangan. Penguatan kapasitas ini adalah kunci utama agar kualitas pendidikan di Penajam Paser Utara terus meningkat dan relevan dengan tantangan zaman,” ujar Muhtar, S.Pd., M.M.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif para peserta dalam kelompok kerja siklus ke-4 ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antarpendidik. Dengan hadirnya fasilitator yang berpengalaman dari kalangan pengawas sendiri, materi teknis seputar koding dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dapat diterjemahkan ke dalam metode pembelajaran yang praktis dan mudah diterapkan di sekolah-sekolah.
Lewat pelatihan berkala ini, Disdikpora PPU optimistis mampu mencetak ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, responsif, dan siap mencetak generasi muda yang melek teknologi di masa depan. (Adv)



