ADVERTORIALBerita Terkini
Sambut HUT RI ke-81, Disdikpora PPU Cairkan Sekat Birokrasi Lewat Lomba Tradisional

ADARA TIMUR – Atmosfer nasionalisme yang dipadukan dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan terpancar kuat di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Menjelang dan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, instansi ini menginisiasi rangkaian perlombaan tradisional yang dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi antar-pegawai.
Kegiatan yang berlangsung semarak ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikpora PPU. Dalam sambutan pembukanya, beliau menekankan bahwa esensi dari perayaan kemerdekaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk merekatkan kolaborasi dan melepas penat di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
Kemeriahan Lomba Tradisional: Dari Gelak Tawa hingga Adu Strategi
Memasuki hari pertama pelaksanaan pada hari Rabu, halaman kantor Disdikpora PPU langsung berubah menjadi arena kompetisi yang penuh warna dan energi positif. Ribuan tawa pecah dari ratusan pegawai, honorer, hingga jajaran pejabat struktural yang memadati area luar ruangan.
Sorak-sorai penonton dan yel-yel penyemangat tak henti-hentinya bergema, menciptakan suasana kompetitif yang sehat dan penuh keakraban.

Untuk memastikan keterlibatan menyeluruh, setiap Bidang di lingkungan Disdikpora PPU mengirimkan perwakilan terbaik mereka untuk bertanding dalam berbagai cabang lomba yang unik. Beberapa perlombaan tradisional dan ketangkasan yang dipertandingkan antara lain:
-
Lomba Susun Huruf: Menguji ketepatan, konsentrasi, dan kecepatan berpikir tim bawah tekanan waktu.
-
Peraturan Baris-Berbaris (PBB): Menilai kedisiplinan, kekompakan gerakan, serta kepatuhan terhadap instruksi pemimpin.
-
Estafet Sambung Kata: Menguji fokus komunikasi dan efektivitas penyampaian pesan antar-anggota kelompok.
-
Bola Sarung dan Estafet Sarung: Menghadirkan kelincahan fisik yang dibalut dengan gelak tawa karena ruang gerak yang terbatas.
-
Estafet Pukul Paku: Memerlukan akurasi tinggi, kesabaran, dan kerja sama tim yang solid untuk menyelesaikan misi.
Lebih dari Sekadar Lomba: Membangun Sinergi Antar-Bidang
Rangkaian acara ini terbukti sukses mencairkan sekat-sekat birokrasi antardivisi. Setiap peserta melebur menjadi satu atas nama sportivitas dan kegembiraan. Saling dukung antarpagawai mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi akar kebudayaan bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Disdikpora PPU ingin menunjukkan bahwa produktivitas kerja yang prima berakar dari lingkungan kerja yang harmonis dan bahagia. Semangat merdeka yang digaungkan dalam perlombaan ini diharapkan dapat bertransformasi menjadi energi baru bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Disdikpora PPU untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan, pemuda, dan olahraga di Kabupaten Penajam Paser Utara. (adv)



