Berita TerkiniTANAH AIR
Arjuno-Welirang Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup Total dan Evakuasi Pendaki Digelar Malam Hari
ADARA TIMUR – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur resmi menutup total seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang mulai pekan ini. Keputusan darurat ini diambil menyusul insiden kebakaran hutan hebat yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.
Kepala Dishut Jatim, Jumadi, menegaskan bahwa kebijakan penutupan sementara ini bersifat mutlak demi menjamin keselamatan para pendaki yang berada di area konservasi tersebut. Penutupan resmi ini dipertegas melalui Surat Pengumuman Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026 yang dirilis oleh pihak UPT Tahura Raden Soerjo.
Kronologi Api dan Evakuasi Darurat Tengah Malam
Berdasarkan data taktis di lapangan, titik api pertama kali terdeteksi pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 WIB. Kebakaran melanda area Grid 903, 901, dan 854 yang masuk dalam wilayah Desa Pancalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Penyebaran api berlangsung sangat cepat:
-
Pukul 18.30 WIB: Relawan di basecamp Sumber Brantas melihat kepulan asap pekat di sisi timur Lapangan Kotak.
-
Pukul 21.50 WIB: Laporan dari puncak Kembar 2 memastikan kobaran api telah meluas dan memotong jalur pendakian via Sumber Brantas.
-
Pukul 22.00 WIB: Petugas gabungan langsung bergerak melakukan evakuasi darurat terhadap seluruh pendaki di semua jalur, dilanjutkan dengan penyisiran intensif guna memastikan tidak ada pendaki yang terjebak.
Pantauan Titik Panas dan Tim Gabungan Multi-Agensi
Sistem pemantauan karhutla SiPongi mendeteksi adanya tiga titik panas (hotspot) aktif yang terkonsentrasi di atas area Pondokan dan di sekitar Lembah Kidang.
Guna menjinakkan si jago merah, operasi pemadaman skala besar langsung diluncurkan dengan membagi pasukan ke beberapa posko strategis:
-
Posko Sumber Brantas: Menerjunkan tiga regu penyelamat ke wilayah Lengkehan, dibantu oleh BPBD Kota Batu, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan lokal.
-
Posko Kaliandra: Diperkuat oleh personel Dishut Jatim, BPBD Jatim, dan BPBD Kabupaten Pasuruan.
Informasi Jadwal Ulang (Reschedule) bagi Pendaki
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, menyatakan bahwa penutupan ini akan diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, tergantung pada situasi kondusif di atas gunung.
Bagi para pendaki yang terdampak dan sudah melakukan registrasi, pihak pengelola memastikan hak kuota pendakian tidak hangus. Mekanisme penjadwalan ulang (reschedule) telah disiapkan secara daring dengan cara menghubungi nomor layanan pelanggan (admin) resmi Tahura Raden Soerjo di 0851-5657-9564. (*)



