Ade Rianto: Program Tangguh RT sebagai Upaya Pemerataan Pembangunan yang Responsif

ADARA TIMUR – Pelaksanaan Program Tangguh RT di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menunjukkan pergerakan melalui sejumlah kegiatan pembangunan di lingkungan masyarakat. Namun, penguatan pemantauan dan evaluasi dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana program tersebut berjalan serta memberikan manfaat bagi warga.
Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU menaruh perhatian terhadap perkembangan program yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah tersebut. Program Tangguh RT dirancang untuk memberikan ruang kepada masyarakat dalam menentukan kebutuhan pembangunan sesuai kondisi lingkungan masing-masing.
Ade Rianto Embongbulan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapelitbang PPU menyampaikan sejumlah kegiatan telah mulai dilaksanakan di beberapa RT. Di antaranya pemasangan lampu penerangan lingkungan serta perbaikan drainase untuk mengatasi persoalan genangan air.
Menurut Ade, kegiatan tersebut menunjukkan adanya upaya untuk mendorong pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Penentuan kegiatan di tingkat RT diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan lingkungan yang selama ini dirasakan langsung oleh warga.
“Di beberapa RT itu sudah mulai bergerak, di antaranya lampu penerangan lingkungan. Kemudian, perbaikan drainase apabila ada genangan yang mengganggu lingkungan, estetika, maupun kesehatan masyarakat,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (27/10/2026)
Pihaknya juga mengakui belum memperoleh gambaran lengkap mengenai perkembangan seluruh kegiatan Program Tangguh RT. Pemantauan secara langsung diperlukan agar pemerintah daerah memiliki informasi yang lebih terukur terkait pelaksanaan program di lapangan.
“Memang sampai saat ini kami belum memantau di lapangan, progresnya seperti apa, nanti kita lihat ya,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat tata kelola pembangunan daerah. Pemantauan tidak hanya diperlukan untuk mengetahui kegiatan yang sudah dilaksanakan, tetapi juga untuk mengidentifikasi kendala, melihat kesesuaian dengan rencana, serta menilai manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.
Sebagai perangkat daerah yang menangani perencanaan, penelitian dan pengembangan, Bapelitbang memiliki peran dalam mendukung evaluasi program agar pelaksanaannya tetap sejalan dengan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan.
Melalui evaluasi tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh bahan pertimbangan untuk memperbaiki pelaksanaan program sekaligus menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat pada periode selanjutnya.
Di sisi lain, Ade mengakui bahwa besaran anggaran yang tersedia masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan berbasis lingkungan. Keterbatasan sumber daya membuat penentuan prioritas kegiatan menjadi penting agar anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat optimal.
“Mungkin saja nilai bantuan tersebut masih jauh dari kata cukup, tapi paling tidak niatan itu sudah ada dan memang program unggulan ini sudah diwujudkan dengan mengalokasikan guna mendukung dan mengawalprogram unggulan bapak bupati,” jelasnya.
Selain itu, keberadaan Program Tangguh RT tetap menjadi langkah untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga lingkup terkecil pemerintahan. Melalui pendekatan tersebut, kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan diharapkan dapat memperoleh ruang yang lebih besar dalam proses pembangunan daerah.
Pihaknya berharap penguatan koordinasi dan evaluasi dapat membantu pemerintah daerah memperoleh gambaran lebih menyeluruh mengenai pelaksanaan Program Tangguh RT. Informasi tersebut nantinya penting sebagai dasar untuk mengukur efektivitas program dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
“Jadi program Tangguh RT diharapkan terus berkembang sebagai salah satu pendekatan pembangunan partisipatif di Kabupaten Penajam Paser Utara. Dengan keterlibatan masyarakat dan evaluasi yang terarah, program ini diharapkan mampu mendukung pembangunan lingkungan yang lebih baik serta menjawab kebutuhan warga secara lebih tepat sasaran,” tandasnya. (Adv)



