Berita TerkiniHeadlineKALTIM

Giliran Sangatta Direndam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kutai Timur menyebabkan sejumlah wilayah di Sangatta, terutama Sangatta Utara dan Sangatta Selatan terendam banjir. Banjir mengepung Bumi Untung Banua, Kutim, Kalimantan Timur pada Sabtu 19 Maret 2022.

Di wilayah Sangatta Utara dan Selatan nyaris seluruh wilayah dikepung banjir. Antara lain, Gang Pinang Dalam, Jalan Poros Kabo, Kampung Kajang, Gang Mursalim, dan Loa Hitam. Ketinggian banjir bervariasi, hingga mencapai satu meter.

Di Kecamatan Sangatta Selatan, wilayah terparah berada di Kampung Kajang.

Camat Sangatta Selatan, Vita Nur Hasanah yang turun ke lapangan, mengatakan telah berkoordinasi dengan BPBD Kutim.

Menurutnya, BPBD Kutim telah menurunkan personel untuk berpatroli dan mengevakuasi korban terdampak banjir. Pendataan jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir masih terus berlangsung.

“Informasi yang kami dapatkan, tim BPBD tengah mengevakuasi warga, dan sebagian mendata warga terdampak,” ujar Vita.

Tak hanya banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di Jalan Poros Sangatta-Bontang, persisnya di Kilometer 20 antara Pos Pertamina dengan Balai TNK.

Akibatnya kendaraan mengular membentuk kemacetan panjang. Sejumlah kendaraan yang akan bertolak ke Sangatta hanya bisa menunggu proses evakuasi tanah longsor. Bahkan, kendaraan yang sempat melintas di kilometer 20 terperangkap banjir di Kilo 13 Pertamina.

Mereka tidak dapat memutar balik lantaran di arah berlawanan telah tertutup longsor.

Di media sosial, video banjir yang mengambil rekaman dengan drone viral. Dalam tayangan itu, nyaris seluruh wilayah Sangatta dikepung banjir. Video yang diposting di laman Facebook Sangattaku, memperlihatkan kepungan banjir di Sangatta. Sampai Sabtu pukul 12.30 Wita, video berdurasi 30 detik itu telah dibagikan sebanyak 2.211 kali.

Begitu pun dengan video viral hasil rekaman drone @kaltiminfo_id. Yang memperlihatkan antrian panjang kendaraan yang terjebak akibat tanah longsor. Jalan Poros Bontang – Samarinda tertimbun longsor sejak malam tadi. Akses mulai bisa dilewati namun kondisi antrian kendaraan tetap mengular.

Salahs satu netizen Sangatta, Asmala Dewi, mengatakan banjir yang menerjang wilayahnya mulai mengundang hewan-hewan yang berbahaya. Ia mengingatkan warga agar selalu waspada.

“Sangatta banjir, hati-hati dengan hewan yang berbahaya mulai mencari tempat bersembunyi. Ini salah satu contoh rumah warga yang didapati ular cobra,” tulis Asmala, yang mengunggah video seorang warga menangkap ular cobra, Sabtu 19 Maret 2022. (timur)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button