Berita TerkiniHeadlineNasional

Resmi Pimpin Kemenkeu, Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan APBN yang Sehat dan Kredibel saat Sertijab

ADARA TIMUR –  Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Sehari setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Suahasil Nazara langsung melaksanakan prosesi serah terima jabatan (sertijab) bersama mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi, 15 September 2026.
Estafet kepemimpinan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Suahasil Nazara, yang memiliki rekam jejak panjang sebagai Wakil Menteri Keuangan di dua era pemerintahan, kini memegang kendali penuh atas kebijakan fiskal negara untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 dalam Kabinet Merah Putih.
Prosesi sertijab kali ini menarik perhatian karena kental dengan nuansa efisiensi dan digitalisasi. Purbaya Yudhi Sadewa secara simbolis menyerahkan sebuah perangkat iPad kepada Suahasil Nazara. Perangkat tersebut memuat seluruh rangkuman laporan capaian, evaluasi kinerja, serta pekerjaan rumah (PR) Kementerian Keuangan yang berjalan selama satu tahun masa kepemimpinannya.
Dalam sambutannya, Purbaya memilih untuk berbicara dengan singkat dan lugas. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pegawai Kemenkeu yang telah menunjukkan loyalitas dan kerja keras luar biasa selama ia menjabat. Purbaya juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Suahasil, Kemenkeu akan semakin solid dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.
Menanggapi hal tersebut, Suahasil Nazara memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Purbaya. Ia memuji dedikasi Purbaya yang selama setahun terakhir berhasil memperkuat semangat kolaborasi internal—yang populer dengan komitmen “Kemenkeu Satu”—serta konsisten membangun keterbukaan informasi publik yang transparan kepada masyarakat luas.
Arah Kebijakan Baru: Menjaga Kredibilitas Fiskal Negara
Sebagai figur yang sudah sangat familier dengan seluk-beluk keuangan negara, Suahasil menegaskan bahwa pergantian posisi ini bukanlah sebuah perombakan total, melainkan bentuk keberlanjutan (continuity). Ia berkomitmen penuh untuk mengawal anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) agar tetap sehat, kredibel, dan tepercaya.
Menurutnya, instrumen APBN harus digunakan seoptimal mungkin sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus bantalan sosial bagi kesejahteraan masyarakat. Efisiensi belanja negara dan penajaman prioritas anggaran akan menjadi fokus utamanya guna menyukseskan program-program strategis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menutup agenda sertijab, Menkeu Suahasil Nazara menekankan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak bisa dilakukan sendirian oleh Kemenkeu. Oleh karena itu, ia meminta dukungan penuh dan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan.
Dukungan tersebut diharapkan datang mulai dari jajaran pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri Kabinet Merah Putih, anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), hingga rekan-rekan media massa selaku penyambung informasi kepada masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Suahasil optimistis agenda besar transformasi ekonomi nasional dapat dituntaskan dengan baik hingga akhir masa jabatan kabinet. (Onk)
Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button