Berita TerkiniHeadline

Korban Gempa Sulbar Acungkan Parang Truk Pengangkut Logistik

ADARA TIMUR – Ramai viral video rekaman warga mengacungkan parang mencegat mobil pengangkut logistik.

Para warga tersebut ternyata korban gempa, di wilayah utara Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Warga tersebut membawa parang sambil mengambil paksa serta ribut dan berebut makanan di tengah jalan.

Sopir pengakut logistik sempat menahan agar logistik tidak diambil paksa makanan tersebut, namun nyaris terkena parang. Sehingga tak mampu menahan, dan pasrah. Rencananya mobil pengangkut logistik tersebut akan menunju ke posko bencana di Mamuju.

“Kita kelaparan, tidak ada penjual makanan di sini. Pusing kami di sini,” ujar Gafur, salah seorang warga setempat, sabtu (16/1/2021), pagi tadi

Belum ram;pung melakukan evakuasi, gempa kembali goncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021) 06.30 pagi tadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 5,0 magnitudo tersebut, dengan dengan kedalaman 10 kilometer sedangkan pusat gempa berada di darat 20 kilometer Timur Laut Majene.

Sebelumnya gempa dengan Magnitudo 6,2 juga menggoncang Kabupaten Majene pada Jumat (15/1/2021) dini hari.

Sebanyak 34 orang meninggal akibat bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat dan sekitarnya pada Jumat, (15/1/2021).

“Dengan rincian 26 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju, dan 8 orang di Kabupaten Majane,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati di Jakarta.

Selanjutnya, terdapat 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Report: Syamsir   Editor: Miftahul J

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button