ADVERTORIAL

Disdikpora PPU Perkuat Kompetensi Kepala Sekolah melalui Forum K3SP

ADARA TIMUR – Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga pada kemampuan sekolah menyusun perencanaan yang tepat dan mengevaluasi hasil pelaksanaannya. Hal ini menjadi salah satu perhatian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui penguatan peran kepala sekolah.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Kelompok Kerja Kepala Satuan Pendidikan (K3SP) jenjang SMP Kabupaten PPU yang berlangsung di SMP Negeri 11 PPU, Kecamatan Babulu, Selasa (27/10/2026). Kegiatan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, dan diikuti para kepala sekolah serta pengawas SMP.

‘Forum tersebut dimanfaatkan sebagai wadah untuk membahas strategi pengelolaan satuan pendidikan, mengevaluasi tantangan yang dihadapi sekolah, serta berbagi pengalaman dalam menerapkan program peningkatan mutu pembelajaran,” kata Muhtar di sela-sela acara.

Salah satu agenda yang menjadi pembahasan utama adalah berbagi praktik baik perencanaan berbasis data melalui Program Manajemen Kelas/Kinerja Akademik (PM-KKA) Siklus 3.

Menurutnya, kepala sekolah perlu memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi persoalan di satuan pendidikan sebelum menentukan program yang akan dijalankan. Dengan demikian, kebijakan dan kegiatan sekolah dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar mengikuti pola yang sama setiap tahun.

“Melalui forum K3SP ini, kepala sekolah dapat saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan di sekolah masing-masing. Perencanaan harus didukung data dan evaluasi sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan,” ujarnya.

Ia menilai, pertukaran pengalaman antarkepala sekolah menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang terus berkembang. Praktik yang berhasil diterapkan di satu sekolah dapat menjadi referensi bagi sekolah lain, dengan tetap mempertimbangkan kondisi, karakteristik, dan kemampuan masing-masing satuan pendidikan.

Dengan perencanaan yang matang, sumber daya yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara efektif. Evaluasi berkala pun diperlukan untuk memastikan bahwa kegiatan yang telah dirancang memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

“Penggunaan data dalam perencanaan juga membantu sekolah menentukan skala prioritas. Informasi mengenai capaian pembelajaran, kondisi peserta didik, serta kebutuhan pengembangan sekolah dapat digunakan untuk menetapkan langkah perbaikan secara lebih terarah,” tambah Muhtar.

Selain menjalankan fungsi administrasi, kepala sekolah memiliki tanggung jawab strategis dalam mengarahkan penyelenggaraan pendidikan. Peran tersebut mencakup pengembangan kompetensi guru, penciptaan budaya belajar yang positif, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program sekolah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah lebih responsif terhadap perubahan kebutuhan peserta didik serta mampu menentukan langkah pembenahan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan.

“Pertemuan K3SP juga menjadi kesempatan bagi pengawas dan kepala sekolah untuk menyamakan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan,” tuturnya. (Adv)

 

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button